<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Keluarga Cemara</title>
	<atom:link href="http://keluargacemara.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keluargacemara.wordpress.com</link>
	<description>Info Keluarga, Pendidikan Keluarga, Pendidikan Anak, Psikologi Keluarga, Tentang Wanita, Keluarga Berencana, Kesehatan dan Balita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Oct 2008 20:30:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='keluargacemara.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Keluarga Cemara</title>
		<link>http://keluargacemara.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://keluargacemara.wordpress.com/osd.xml" title="Keluarga Cemara" />
	<atom:link rel='hub' href='http://keluargacemara.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>10 Busana Orangtua yang Mempengaruhi Anak</title>
		<link>http://keluargacemara.wordpress.com/2008/10/01/10-busana-orangtua-yang-mempengaruhi-anak/</link>
		<comments>http://keluargacemara.wordpress.com/2008/10/01/10-busana-orangtua-yang-mempengaruhi-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 20:30:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargacemara.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Gagasan baru yang bisa digunakan oleh para orangtua sebagai salah satu kiat jitu untuk menghadapi anak-anak tercinta di rumah adalah apa yang disebut sebagai Dasa Busana atau 10 pakaian. Artinya, orangtua hendaknya dapat mengenakan busana atau pakaian tertentu yang sesuai dengan situasi yang sedang dihadapinya. Dengan mengenakan busana yang berbeda, orangtua dituntut dapat menyesuaikan sikap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargacemara.wordpress.com&amp;blog=5043772&amp;post=3&amp;subd=keluargacemara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gagasan baru yang bisa digunakan oleh para orangtua sebagai salah satu kiat jitu untuk menghadapi anak-anak tercinta di rumah adalah <span class="GramE">apa</span> yang disebut sebagai Dasa Busana atau 10 pakaian. <span class="GramE">Artinya, orangtua hendaknya dapat mengenakan busana atau pakaian tertentu yang sesuai dengan situasi yang sedang dihadapinya.</span></p>
<p><span class="GramE">Dengan mengenakan busana yang berbeda, orangtua dituntut dapat menyesuaikan sikap dalam menghadapi anak-anak sesuai dengan ciri orang yang biasa mengenakan busana tersebut.</span></p>
<p><span class="GramE"><a href="http://keluargacemara.com/sepuluh-busana-orangtua-yang-mempengaruhi-anak.html/">Ide teori Dasa Busana</a> ini diilhami teori Six Thinking Hats-nya Eduard de Bono.</span> <span class="GramE">Seseorang, dalam berpikir, perlu mengenakan topi yang warnanya saling berbeda.</span> <span class="GramE">Sementara di sini, penekanannya adalah bahwa dalam berinteraksi dengan anak-anak, orangtua perlu memiliki suatu sikap konkret yang mendorong suatu bentuk perilaku tertentu.</span> <span class="GramE">Sikap itu bisa berubah sesuai dengan situasi dan kondisi yang sedang dihadapi.</span></p>
<p><span class="GramE">Untuk memudahkan seseorang mengubah sikapnya dan menyesuaikan dengan kondisi yang sedang berlangsung, seseorang juga harus mengganti baju atau busana yang sedang dipakai-nya.</span> <span class="GramE">Sebab, baju yang dipakai mencerminkan sikap yang seharusnya ditampilkan.</span></p>
<p><span class="GramE">Inti dari Dasa Busana ini secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut.</span></p>
<p><span class="GramE"><strong>Busana Polisi<br />
</strong>Seorang polisi tugasnya adalah melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat agar warga masyarakat dapat hidup tenang dan dapat menjalan-kan tugas-tugasnya sehari-hari dengan perasaan aman.</span> <span class="GramE">Seorang polisi yang -profesional menjalankan semua tugas dengan penuh senyum dan ringan hati.</span></p>
<p><span class="GramE">Lalu, bagaimanakah sikap seorang ibu atau ayah yang mengenakan busana seragam polisi?</span> <span class="GramE">Tentu saja sesuai dengan sikap yang ditunjukkan oleh para anggota polisi profesional tadi, yaitu penuh dengan senyuman dan tetap semangat dalam melindungi, melayani, dan mengayomi putra-putrinya di rumah.</span></p>
<p>Kehadiran orangtua yang bersikap seperti halnya polisi profesional <span class="GramE">akan</span> membuat anak-anak di rumah merasa nyaman dan aman. Suasana aman seperti ini <span class="GramE">akan</span> membuat anak-anak lebih tenang serta dapat tumbuh dan berkembang secara lebih optimal sebagai individu yang memiliki berbagai potensi unggul. <span class="GramE">Dalam hal demikian, orangtua dapat memakai busana polisinya.</span></p>
<p><span class="GramE"><strong>Busana Guru</strong><br />
Seorang guru tugasnya mengajar dan membimbing murid-murid agar mengerti suatu mata pelajaran berdasarkan kurikulum yang telah disusun dengan cermat.</span> <span class="GramE">Melalui kegiatan belajar-mengajar yang dilakukan oleh seorang guru, murid jadi lebih mengerti mengenai suatu konsep dan bertambah pintar.</span></p>
<p><span class="GramE">Bagaimanakah sikap seorang ibu atau ayah yang mengenakan busana guru?</span></p>
<p><span class="GramE">Sikapnya adalah dengan penuh kesabaran mengajarkan berbagai hal kepada putra-putrinya hingga akhirnya anak-anak pun lebih mengerti dan bertambah pintar.</span> Dalam hal ini, orangtua pun dituntut untuk mengerti dan menguasai <span class="GramE">apa</span> yang perlu diajarkan dan bagaimana cara mengajarkannya kepada anak-anaknya. <span class="GramE">Kemudian, dengan penuh kasih sayang mengajarkan kepada anak-anak itu secara bertahap hingga akhirnya anak-anak pun mulai mengerti.</span></p>
<p>Dengan memakai busana guru, orangtua dituntut untuk mengajarkan berbagai hal kepada anak sebagai &#8220;murid&#8221; di rumah, baik menyangkut hal yang sifatnya kognitif, afektif, maupun psikomotorik.</p>
<p><strong>Busana Hakim<br />
</strong>Tugas seorang hakim adalah memutuskan suatu perkara secara adil. <span class="GramE">Sikap seorang hakim profesional adalah tegas dalam mengambil keputusan setelah mempertimbangkan semua aspek secara objektif berdasarkan pengamatannya yang cermat atas semua fakta yang ada.</span> <span class="GramE">Tentu saja seorang hakim harus jujur dan bersih sehingga mampu mengambil keputusan secara bersih pula.</span></p>
<p><span class="GramE">Lalu, bagaimana sikap orangtua yang mengenakan busana ini?</span></p>
<p><span class="GramE">Terhadap berbagai masalah dalam keluarga, orangtua hendaknya juga bersikap adil, tegas, dan berwibawa seperti layaknya seorang hakim.</span> <span class="GramE">Terhadap anak-anak, tentu tidak tepat kalau orangtua bersikap pilih kasih.</span> <span class="GramE">Misalnya, hanya anak yang penurut yang selalu dibela, sementara anak yang sering membantah atau kurang penurut malah cenderung untuk selalu disalahkan.</span></p>
<p><span class="GramE">Layaknya seorang hakim, seyogianya setiap orangtua juga bersikap adil terhadap semua anaknya di rumah.</span></p>
<p><span class="GramE"><strong>Busana Pramuka<br />
</strong>Seorang anggota pramuka adalah sahabat sejati dan penuh rasa setia kawan.</span> <span class="GramE">Ia</span> senantiasa kompak dan bersatu dengan teman-teman sesama anggota pramuka. Saling menghargai dan bisa bekerja <span class="GramE">sama</span> dalam setiap situasi, baik saat gembira maupun saat menghadapi kesulitan.</p>
<p><span class="GramE">Inilah hal yang perlu diperhatikan oleh para orangtua apabila mengenakan busana seragam pramuka.</span> <span class="GramE">Artinya, sikap terhadap anak adalah sikap terhadap seorang teman, penuh rasa persahabatan.</span> <span class="GramE">Tidak sok kuasa atau sewenang-wenang.</span></p>
<p>Seorang anggota pramuka selalu bekerja <span class="GramE">sama</span> dan bergotong royong menghadapi setiap masalah. <span class="GramE">Begitu pula yang harus dilakukan oleh orangtua terhadap anaknya apabila mengenakan busana ini.</span> Menganggap anak sahabat sejati yang bisa diajak kerja <span class="GramE">sama</span> dengan kompak, bukannya sebagai subordinat yang bisa diperintah secara sewenang-wenang.</p>
<p><span class="GramE"><strong>Busana Sekolah<br />
</strong>Seorang murid atau anak sekolah mempunyai sikap rendah hati dan mau belajar dengan tekun.</span> <span class="GramE">Ia</span> amat menghormati gurunya serta mau mendengarkan apa yang diajarkan oleh guru dengan penuh perhatian.</p>
<p><span class="GramE">Bagaimana halnya dengan orangtua yang mengenakan busana ini?</span></p>
<p><span class="GramE">Orangtua yang mengenakan busana sekolah hendaknya juga mau tampil rendah hati.</span> <span class="GramE">Artinya, berani menghargai anak, juga sebagai guru yang perlu diperhatikan ajaran-ajarannya.</span> <span class="GramE">Ajaran-ajarannya?</span> <span class="GramE">Sebagai guru?</span> Mungkin ada yang bertanya, <span class="GramE">apa</span> tidak salah? <span class="GramE">Mana mungkin anak yang masih ingusan sampai kita anggap sebagai guru?</span> <span class="GramE">Apa</span> bukan mengada-ada?</p>
<p><span class="GramE">Bukan.</span> <span class="GramE">Meskipun masih anak-anak, banyak hal positif yang dapat kita pelajari dari mereka.</span> <span class="GramE">Misalnya kejujurannya.</span> <span class="GramE">Pada dasarnya, setiap anak jujur dan berani mengatakan suatu kebenaran tanpa takut sedikit pun.</span> <span class="GramE">Bukankah kita semua perlu belajar pada anak mengenai kejujuran?</span></p>
<p><span class="GramE">Lalu, kreativitas.</span> <span class="GramE">Hampir semua anak di dunia memiliki kreativitas alamiah yang sangat cemerlang.</span> <span class="GramE">Ciri-ciri kreativitas, seperti bebas dalam berpikir, tidak takut salah, berani mengambil risiko, spontan, imajinatif, dan rasa ingin tahu yang besar sangat lekat dengan kehidupan anak-anak.</span> <span class="GramE">Nah, bukankah dalam hal ini pun kita perlu belajar pada anak-anak kita sendiri?</span></p>
<p><span class="GramE">Dengan mengenakan busana seragam sekolah, setiap orangtua perlu bersikap rendah hati, mau belajar berbagai hal baru, dan cermat mendengarkan apa-apa yang dikatakan oleh anak-anak kita di rumah.</span></p>
<p><span class="GramE"><strong>Busana Olahraga<br />
</strong>Seorang olahragawan profesional selalu rajin berlatih, energik, lincah, gesit, serta memiliki sikap sportif.</span> <span class="GramE">Ia</span> berusaha untuk memenangkan pertandingan. <span class="GramE">Namun, apabila kalah, tetap berani mengakui kekalahannya dan mau memuji lawannya yang lebih unggul.</span></p>
<p>Para orangtua yang mengenakan busana olahraga sikapnya pun hendaknya <span class="GramE">sama</span> sebagaimana para olah-ragawan tadi. Dalam menghadapi anak-anaknya, orangtua hendaknya tidak menampilkan sikap mau menang sendiri di samping kita perlu berusaha untuk senantiasa tetap sehat, melatih berbagai ketrampilan kita (khususnya dalam menghadapi anak), juga tidak mudah menjadi berang atau ngambek apabila sesekali terpaksa harus &#8220;kalah&#8221; dengan anak-anak.</p>
<p><span class="GramE">&#8220;Pertandingan&#8221; dengan anak hendaknya tetap bisa dilihat dari kacamata seorang olahragawan.</span> <span class="GramE">Kemenangan harus direbut secara sportif melalui keunggulan masing-masing pihak, dan bukannya kekuasaan secara otoriter.</span></p>
<p><strong>Busana Badut<br />
</strong>Seorang badut senantiasa menampilkan gerakan dan perilaku yang lucu sehingga membuat orang <span class="GramE">lain</span> senang dan terhibur. Humor yang ditampilkan oleh seorang badut <span class="GramE">akan</span> membuat orang lain merasa aman secara psikologis, terangsang untuk lebih kreatif, dan akhirnya akan dapat mengembangkan berbagai potensinya secara lebih optimal.</p>
<p>Orangtua yang mengenakan busana badut <span class="GramE">akan</span> bersikap penuh humor dan menciptakan suasana gembira di tengah anak-anak tercinta di rumah, bukannya justru sikap yang serba angker atau terlalu serius. <span class="GramE">Dengan mengenakan busana badut, juga terkandung sikap kreatif dalam menghadapi anak.</span> <span class="GramE">Penuh dengan ide cemerlang yang bisa membuat anak termotivasi untuk melakukan berbagai hal positif sebagaimana dikehendaki oleh orangtua.</span></p>
<p><strong>Busana Manajer<br />
</strong>Seorang manajer <span class="GramE">akan</span> melakukan berbagai kegiatannya secara profesional, mulai perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan evaluasi kegiatan. Dengan <span class="GramE">cara</span> demikian, diharapkan semua kegiatan dapat terlaksana secara lebih efektif.</p>
<p><span class="GramE">Begitu pula hendaknya para orangtua yang mengenakan busana manajer.</span> Diharapkan mereka dapat bertindak lebih sistematis, merencanakan berbagai program kegiatan untuk anak-anaknya, mencatat secara teliti setiap tahap perkembangan anak, sampai dengan mengevaluasi berbagai rencana yang telah dilakukan.</p>
<p>Anak-anak yang memperoleh pengarahan kegiatan secara jelas dan teratur <span class="GramE">akan</span> merasa lebih tenang dan mudah mengembangkan dirinya secara lebih optimal.</p>
<p><strong>Busana Dokter</strong><br />
Seorang dokter tugasnya mengobati penyakit sang pasien. Dengan sangat teliti, seorang dokter <span class="GramE">akan</span> memeriksa keadaan penyakit pasien, kemudian berdasarkan keahliannya ia mendiagnosis penyakit tersebut lalu terakhir memberikan resep atau mengobatinya. <span class="GramE">Semua tentu dilakukan dengan penuh kasih sayang.</span></p>
<p><span class="GramE">Demikian pula hendaknya sikap orangtua yang mengenakan busana dokter.</span> <span class="GramE">Anak-anak, sebagai individu yang tengah tumbuh, bagaimanapun masih penuh dengan kekeliruan dalam melangkah.</span> <span class="GramE">Dalam hal demikian, bukanlah sikap yang kasar atau kemarahan yang diharapkan oleh seorang anak, tetapi justru upaya penuh kasih sayang untuk &#8220;mengobati&#8221; kesalahan-kesalahan tersebut.</span> <span class="GramE">Membuat anak tumbuh lebih sehat dengan memberikan &#8220;vitamin&#8221; mental kepada anak adalah salah satu sikap seorang ibu atau ayah yang mengenakan busana dokter.</span></p>
<p><span class="GramE"><strong>Busana Santai<br />
</strong>Seseorang yang mengenakan busana santai berarti juga dalam suasana santai, tidak harus menjalankan suatu profesi tertentu dan juga tidak harus bersikap serius.</span> Dalam hal demikian, <span class="GramE">ia</span> bebas memikirkan dirinya sendiri, apakah akan menonton TV, duduk di teras, atau bahkan tidur-tiduran di sofa. Tidak ada target yang harus dicapai pada saat mengenakan busana santai ini.</p>
<p><span class="GramE">Nah, orangtua yang mengenakan busana santai seperti ini juga bebas mengekspresikan dirinya, bukan lagi dibebani dengan statusnya sebagai orangtua.</span> Artinya, saat itu <span class="GramE">ia</span> betul-betul hanya memikirkan dirinya sendiri. Apakah <span class="GramE">akan</span> pergi shopping, bermain golf, memancing, nonton film, arisan, atau apa pun yang disukainya. <span class="GramE">Dengan mengenakan busana santai, orangtua memperoleh kesempatan untuk berkembang menjadi dirinya sendiri.</span> Tidak harus terpaku dengan statusnya sebagai orangtua secara terus-menerus yang <span class="GramE">akan</span> membuat akhirnya menjadi stres.</p>
<p><span class="GramE">Demikianlah ke-10 busana yang seyogianya dapat dipakai oleh para orangtua sesuai dengan kondisi dan situasi yang tengah dihadapinya.</span> Diharapkan, dengan mengandaikan diri sedang mengenakan busana-busana tersebut, orangtua <span class="GramE">akan</span> dapat lebih mudah mengatur sikapnya sesuai dengan keadaan sehingga anak-anak akan merasa lebih dihargai dan lebih bahagia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargacemara.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargacemara.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargacemara.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargacemara.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keluargacemara.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keluargacemara.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keluargacemara.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keluargacemara.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargacemara.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargacemara.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargacemara.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargacemara.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargacemara.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargacemara.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargacemara.wordpress.com&amp;blog=5043772&amp;post=3&amp;subd=keluargacemara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargacemara.wordpress.com/2008/10/01/10-busana-orangtua-yang-mempengaruhi-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b0051dc346085728a5ccbf996469e632?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://keluargacemara.wordpress.com/2008/10/01/hello-world/</link>
		<comments>http://keluargacemara.wordpress.com/2008/10/01/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2008 20:08:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargacemara.wordpress.com&amp;blog=5043772&amp;post=1&amp;subd=keluargacemara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargacemara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargacemara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargacemara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargacemara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/keluargacemara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/keluargacemara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/keluargacemara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/keluargacemara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargacemara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargacemara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargacemara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargacemara.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargacemara.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargacemara.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargacemara.wordpress.com&amp;blog=5043772&amp;post=1&amp;subd=keluargacemara&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargacemara.wordpress.com/2008/10/01/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b0051dc346085728a5ccbf996469e632?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Admin</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
